Kamis, 13 Desember 2012

Pengkhianatan



ini cerita nyata tentang sebuah penghianatan yang saya alami sendiri, seperti cerita sebelumnya yang saya tulis di blog sebelah, dimana saya selalu menceritakan seseorang yang selalu saya special’kan, ya benar itu kamu Rizky Azhari My Prince Quinn yang selalu saya banggakan.
hampir 7 bulan berjalan hubungan ini terasa aman walau terkadang ada saja sedikit hambatan, maklum namanya hidup selalu ada masalah. “18.05.2012 “tanggal tersebut adalah hal terindah yang pernah saya miliki, dimana saya memiliki seseorang yang saya anggap jauh dari perkiraan dan kenginan saya, dia QueQie Quinn kekasih saya yang saya banggakan selama ini.
banyak sudah kenangan dan memory perjalanan yang saya jalani dan lakukan bersamanya, saya pertaruhkan semua yang saya punya. KESETIAAN, KEJUJURAN, KETULUSAN dan saya selalu MENGHARGAI apapun yang dia lakukan dan dia punya, saya terima dia apa adanya tanpa melihat sedikitpun apa-apa yang kurang dari dia.bagi saya “DIA ITU SEMPURNA..”, saya melihatnya seperti buta, dia itu tanpa cacat.
dia yang selalu saya utamakan, dia yang selalu saya ingat, dia selalu dan selalu, begitu bodoh saya mencintainya. saya lakukan apapun yang dia mau, tanpa melihat kemampuan yang saya punya, asal dia selalu ada untuk saya, saya berikan semua untuknya. awalnya saya terlalu membanggakannya, saya perlakukan dia layaknya pangeran atau raja, apapun itu saya yang seperti selir melakukan segala kemauannya.
berharap kebaikan yang saya beri untuknya akan berbalik pada saya, kata orang “KAMU AKAN DAPATKAN APA YANG KAMU BERIKAN..!!”, itu tak semuanya benar, nyatanya saya, bukan mengungkit atau semacamnya, saya rasa saya sudah jauh menjadi wanita yang baik untuknya, saya tidak matrealistis, saya tidak pernah menuntut apapun darinya, saya tidak pernah minta apa-apa yang dia punya, karena saya tau dia belum menjadi suami saya dan saya tidak berhak meminta. tapi apa yang saya dapat ? malah PENGKHIANATAN, KEBOHONGAN, TIDAK DIHARGAI yang saya dapat dari dia. itu amat menyakitkan, dan lagi saya harus jatuh dilubang yang sama.
saya kira dia itu yang terbaik yang Tuhan beri untuk saya, saya kira dia yang terakhir yang Tuhan kasih untuk saya, katanya “Tuhan berikan orang yang salah untuk kita belajar sebelum kita dipertemukan dengan orang yang benar untuk kita..”, tapi apa ? mana ? harus sampai kapan saya diberi orang yang salah ?. Tuhan saya gagal lagi, Tuhan dengarkan saya, ini saya yang selalu menghianatimu, selalu melupakanmu, saya datang pada-Mu hanya saat saya jatuh, apa ini balasan atas semua kelakuan buruk saya :(
saya malu Tuhan, apa lagi yang harus saya lakukan, saya rasa dan saya sudah lakukan dan menjadi manusia yang baik, apa saya harus berlaku jahat ? tidak, itu bukan saya. lantas apa Tuhan ? APA ???. saya sudah berusaha mempercayainya, saya terus berusaha untuk berfikir positif tentang dia, saya jauhi semua rasa cemburu dan curiga yang saya miliki karena dia memberi saya keyakinan kalau memang tidak akan mungkin ada kebohongan dan kemunafikan di hubungan ini. selama ini saya tidak pernah tau masing-masing privasi kita, karena saya ingin mempercayainya, belajar memahami sebuah KEPERCAYAAN. dan saya berhasil, saya menjalaninya tanpa rasa curiga karena saya terus percaya dengan prinsip yang saya tanamkan dalam otak dan hati saya.
dia MENGKHIANATI saya, 02 Desember 2012, tanggal terburuk yang saya temui, saya tak akan mungkin melupakan itu. saya lancang membuka privasinya, maaf karena saya hanya ingin sekedar tau dan itu untuk sebuah pembuktian kalau semua ucapannya itu benar, tidak ada kebohongan dan kemunafikan tersebut. I GET IT.. saya temui beberapa pesan singkat (sms) dari seorang wanita saya ingat betul namanya AHP (initial), atau Mrs. V (nickname). pesan itu berisi kata-kata yang menurut saya menyimpang (tak perlu saya jelaskan, itu tak semestinya dikatakan yang bukan pasangannya atau mungkin mereka berpacaran hanya saja dia tidak mengakuinya). air mata tak sanggup saya bendung, turunlah dari mata saya..
apa-apan ini ? ini benar nyata ? ina, wake up, bangun bangun..!!, ohh tidak ini nyata, ini sungguhan, pesan itu masih saya ingat diluar kepala saya, amat sesak dan menyakitkan, hati ini seperti ditusuk dan diiris-iris. wanita itu tidak mungkin melayaninya jika bukan dia yang memulai, dan dia masih menyangkal keadaan, padahal sudah jelas sekali ini sebuah kesalahan besar. saya melihat matanya penuh dengan kebohongan, kemunafikan. masih tidak percaya, inikah dia yang selama ini saya jaga, yang saya pertahankan, yang saya banggakan itu ??, ini sungguh nyata. dia masih tidak mengakui keadaan, sampai sumpahpun keluar dari mulutnya, “maaf, saya tidak percaya.. saya sudah terlalu banyak memakan dan menelan sumpahan palsu orang..!!”.

Dia : Pilek..
Mrs. V : ahh kmu mah dri dulu pilek mulu.
Dia : Xlu main mungkin pileknya ilang :D
itu sedikit pesan yang benar-benar membuat saya harus berfikir jutaan kali, apa saya harus jalani lagi dengannya.

FU*K, ANJ*NG, KEP*R*T, B*NGS*T, B*ST*RD, arrgghhh saya hilang control, cinta saya untuknya sekejap gelap, hilang. saya membencinya, saya kecewa, dia yang saya kagumi terbuka sudah topengnya *BEAST*, dia sama seperti mereka yang dulu, apa arti semua ini ? inikah balasan semua pengorbanan yang saya beri, sia-sia sekali hidup saya. membuang-buang waktu saya, ini hancur seketika, terasa kiamat didepan mata saya bukan mimpi buruk lagi.
saya menangis dan terus menangis, saya tidak bisa menahan air mata, saya menangis didepannya, saya tidak bisa lakukan apa-apa selain menangis hingga mata lebam. saya tak banyak bicara, hanya sedikit perbincangan dimalam itu, seputar pertanyaan tentang masalah wanita itu dan dia, berharap dia menjawab dengan KEJUJURAN, tapi NO, TIDAK dia masih saja berbohong, dia bilang tidak pernah selingkuh dan bersumpah-sumpah atas nama TUHAN. saya tak melihat itu dimatanya, saya membacanya, saya pernah menghadapi orang seperti dia, tapi kali ini saya jatuh, benar-benar jatuh, 7 bulan ini dia sudah membuat saya tergila-gila karena mencintainya, tapi maaf sekarang sudah saatnya saya harus melupakannya. saya begitu kecewa, sakit hati ini mungkin akan berlangsung lama, saya wanita penuh dengan kekecewaan, selalu berharap yang baik & berusaha yang baik pula tapi hasilnya nihil.
saya tau, saya tidak sempurna, saya tidak miliki apa yang dia mau, saya penuh dengan kekurangan, padalah tanpa dia tau, pelan-pelan saya sudah merubah diri saya seperti yang dia pinta, saya terlihat seperti orang bodoh, saya merubah diri saya seperti orang lain, tapi karena saya menyayanginya, saya rela merubah segala yang saya punya agar dia tetap bersama saya. apalah arti pengorbanan ini tanpa balas yang setimpal, ini jauh dari harapan saya, saya tidak mendapat kebaikan yang pernah saya beri untuknya. saya memang berharap lebih dari dia, inilah yang saya dapat sebuah KEBOHONGAN.
sebuah pukulan keras tertuju pada dinding kamar saya hingga tangan saya memar dan bengkak, rambut saya yang begitu berantakan dengan mata lebam, wajah kecewa menatap orang yang sedang bersalah, dia menunduk dan memohon agar masalah ini secepatnya berakhir, tidak semudah itu saya bisa memaafkannya, dari jauh-jauh hari saya sudah memberi pernyataan padanya “jika suatu saat nanti kamu pindah ke lain hati, tolong bilang dengan jujur, aku tau, biar aku yang mengalah, tak apa perih sedikit, asalkan itu jujur, dari pada kamu selingkuh dibelakang aku, aku akan jauh lebih jahat dari kamu..!!”, baru kemarin hari saya katakan itu langsung, dia juga meminta saya agar tidak selingkuh (note : “saya amat bodoh dan dungu, jika saya sampai mengkhianati orang yang saya sayang, dan saya tak akan pernah melakukan itu jika tidak ada yang memulai terlebih dahulu..”).
dia perlu belajar banyak arti KEJUJURAN, KESETIAAN, KEADILAN dan MENGHARGAI. dan saya tidak mau menjadi bahan pembelajaranmu, cukup sudah, saya sudah mengerti siapa dia, silahkan lakukan itu dengan yang lain, biar wanitamu nanti bahagia memilikimu jika sudah benar-benar memahami dan pelajari bahan yang saya beri. jika nanti saya pergi meninggalkanmu, saya mohon mengertilah, kamu yang membuatku pergi.. ini yang terakhir, sekali lagi saya katakan ini yang terakhir, saya tidak akan pernah mencoba lagi, saya tidak mau membuka hati saya untuk orang lain. saya trauma :(
last, good bye, semoga harimu menyenangkan tanpa saya, temukan kebahagiaanmu dengan yang lain, yang pasti itu bukan saya.. :)

۞Peta Harta۞

Saya rasa saya akan lebih banyak diam dan mendengarkan, dan lebih baik tidak menerima apapun pemberian. biarkan ia melakukan apa yang ia inginkan.

Related Posts



0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites